Penerapan Teknologi Media Baru


Jelaskan disertai ilustrasi kelebihan serta kekurangan penerapan teknologi media baru (khususnya internet) bagi masyarakat Indonesia khususnya dalam konteks dampak penggunaan internet terhadap peningkatan partisipasi politik dan kehidupan demokrasi secara umum.

Perkembangan teknologi yang begitu cepatnya menimbulkan suatu era bernama digitalisasi, dimana nantinya menimbulkan konvergensi antar media. Kovergensi media adalah penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan kedalam satu titik tujuan. Konvergensi adalah keadaan dimana semua elemen media baik yang menggunakan teknologi lama atau baru bersatu untuk menghasilkan produk baru yang terintegrasi.

Salah satu kasus yang dapat dijadikan contoh dari konvergensi media adalah kompas yang berawal dari surat kabar kemudian melebarkan sayap ke ranah digital (web dan social media) dan elektronik. Hal ini dilakukan sesuai dengan perubahan tren membaca Koran di Indonesia.

Perkembangan teknologi yang memicu lahirnya media baru tidak serta merta menghapuskan atau mengganti media lama. Karena ada beberapa karakteristik media lama yang tidak bisa digantikan oleh media baru. Contohnya adalah berita di twitter tidak bisa menggantikan berita yang terbit di surat kabar. Karena berita di twitter bersifat selintas walaupun bersifat realtime, tapi tidak bisa menggantikan sifat berita di surat kabar yang detail.

Menurut McQuail (2011) terdapat beberapa perbedaan yang muncul akibat perkembangan teknologi terletak pada :

  1. Digitalisasi dan konvergensi media
  2. Interktifitas dan konektivitas jaringan yang semakin meningkat, dimana publik bisa secara langsung memberikan feedback terhadap konten.
  3. Mobilitas dan delokasi untuk mengirim dan menerima
  4. Adaptasi terhadap peranan publikasi dan khalayak
  5. Munculnya beragam bentuk baru ‘pintu’ (gateway) media
  6. Pemisahan dan pengaburan dari ‘lembaga media’

Perkembangan teknologi tidak hanya memicu lahirnya media-media baru tapi juga melahirkan pola baru dalam lalu lintas informasi. Bordewijk dan Van Kaam (McQuail : 2011) mencoba membagi pola tersebut kedalam beberapa kategori :

  1. Allocution

Merupakan suatu pola komunikasi dimana informasi disebarkan dari satu pusat kepada beberapa titik yang tersebar secara bersamaan. Biasanya pola ini banyak digunakan komunikasi yang berbentuk perkuliahan, konser, atau khotbah. Sedangkan ditengah perkembangan teknologi baru kita dapat melihat pola ini ketika ada salah satu tweeps yang memberikan tweet. Secara bersamaan pada saat itu juga akan menyebarkan kepada semua followernya.

  1. Percakapan

Karakteristik dari pola komunikasi ini adalah memungkin semua orang untuk berinteraksi baik yang dimediasi ataupun secara langsung. Kunci utama dari percakapan ini adalah adanya kesetaraan diantara pihak yang terlibat dalam interaksi. Contohnya adalah percakapan melalui email (surat elektronik) yang dimediasi oleh pihak ketiga berupa email.

  1. Konsultasi

Konsultasi merupakan pola komunikasi dimana antara pihak yang terlibat ada yang berfungsi sebagai bank informasi yang bisa dijadikan tempat untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Surat kabar cetak merupakan salah satu media yang menggunakan pola komunikasi konsultasi, dimana didalamnya terdapat beraneka ragam informasi.

  1. Registrasi

Pola komunikasi registrasi adalah pola konsultasi yang berkebalikan, dimana pusat meminta dan menerima informasi dari partisipan di periferi.

Berdasarkan pola komunikasi diatas kita dapat memilah dan menyeleksi pola apakah yang cocok untuk digunakan dalam mencapai tujuan kita. Seperti di era digital khususnya ditengah memboomingnya media sosial, kita dapat menggunakan media sebagai perantara dalam menciptakan iklim partisipasi politik dan iklim demokrasi. Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari penggunaan media baru terutama internet bagi terciptanya iklim partisipasi politik dan demokrasi, diantaranya :

  1. Ruang untuk interaktifitas

Kemunculannya teknologi terutama internet membuka suatu dunia baru dimana semua orang dapat terkoneksi dengan siapapun, dimanapun, kapanpun dan dalam waktu yang relatif singkat. Internet memfasilitasi publik didalammnya untuk berinteraksi tanpa rasa takut untuk menyampaikan pendapat, karena terkadang publik yang ada didalam susah untuk diidentifikasi identitasnya. Dengan adanya kebebasan ini, akan menstimulus masyarakat untuk berani tampil mengemukakakn pendapatnya. Walaupun tetap harus dikontrol oleh suatu aturan agar tidak terjadi penyalahgunaan hak kebebasan dalam mengemukakan pendapat.

  1. Komunikasi yang bersifat vertikal dan horizontal, sehingga tercipta kesetaraan.

Internet memfasilitasi setiap publik yang ada didalamnya untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi tanpa ada status vertikal dan horizontal. Dalam internet hanya dikenal istilah sumber dan yang menerima. Ketidakadan garis vertikal akan semakin membuat setiap publik dalam internet untuk semakin berani dan bebas dalam mengemukakan pendapatnya. Contohnya, pada zaman internet belum membooming tidak ada satupun yang berani mengkritik menteri secara langsung. Tapi sekarang apa yang terjadi, banyak masyarkat yang berani secara langsung mengkritik Menkominfo Tifatul Sembiring melalui akun twitternya.

  1. Komunikasi yang bersifat langsung tanpa perantara (kecuali media itu sendiri).

Internet memiliki banyak produk yang dapat dimanfaatkan untuk berkomunikasi secara langsung antara pihak yang terlibat didalamnya. Misalnya saja ketika anda ingin menyampaikan keluh kesah mengenai kinerja pemerintah kepada tim kepresidenan RI. Sebelum adanya internet ini sangat susah untuk dilakukan, tetapi dengan adanya internet anda cukup mengirim sebuah email yang berisi keluh kesah terhadap kinerja pemerintah yang ada sekarang.

  1. Biaya yang murah dalam mendapatkan informasi

Selain kemudahan yang ditawarkan, internet juga menawarkan biaya yang lebih murah. Karena cukup bermodalkan biaya internet, anda yang tinggal di Aceh tidak perlu jauh-jauh datang ke Jakarta untuk menyampaikan keluh kesah kepada tim keprisidenan, dimana itu akan memakan biaya yang cukup besar.

  1. Kontak secara langsung dan hilangnya batasan terhadap kontak

Kontak secara langsung dan hilangnya batasan terhadap kontak hanya berlaku pada beberapa produk dari internet. Karena terkadang tidak semua publik dalam kehidupan nyata langsung mengurusi identitasnya didunia maya. Contohnya, Presiden SBY tidak mungkin secara langsung mengurus personal twitter atau websitenya di internet. Semua indetitas di dunia maya dikelola oleh pihak yang secara professional di hire oleh Presiden SBY.

Internet sebagai salah satu efek dari kemajuan teknologi merupakan suatu media yang mempunyai efek positif dan negatif, dimana kita harus bijak menggunakannya agar dapat meminimalisir efek negatif yang ada. Selain itu, untuk meminimalisir efek negatifnya kita membutuhkan pihak ketiga yang netral (baik pemerintah maupun peraturan) untuk melakukan pengawasan. Sehingga kita bisa tetap bebas mengemukakan pendapat tanpa mengganggu hak orang lain, atau istilah kerennya mari kita wujudkan kebebasan pendapat yang bertanggung jawab.

Advertisements

2 thoughts on “Penerapan Teknologi Media Baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s