It’s your own parenting


Pagi ini ku awali hari dengan celutakan ART di rumah.

“Bu, kata si ibu itu kenapa sih anaknya di kasih tuna mulu? ngundang lalat tunanya, lagian lebih tinggi protein lele dibandingkan tuna”.

Jeng-jeng. Ini bukan kali pertama ART selalu menyampaikan komentar dari orang-orang. Bingung untuk merespon, saya lebih memilih diam. Dalam keheningan saya jadi teringat banyak kasus serupa juga dialami oleh teman-teman saya. Sebagian besar mereka mengeluhkan banyaknya pihak luar yang berusaha untuk memeberi nasihat seputar parenting yang mereka pilih. Mulai dari hal sepele sampai pada hal yang sangat prinsipal.

Bagi ibu-ibu baru, pasti ini sangat membingungkan sekaligus mengesalkan. Saya juga sempat diposisi gampang marah terhadap pihak luar yang coba intervensi. Lama kelamaan saya mulai sadar, kenapa harus peduli dengan mereka? Toh ini anak saya. Jadi, saya lebih memilih untuk lebih fokus terhadap anak daripada nasihat-nasihat dari luar. Bukan tidak menghargai mereka. Hanya saja nasihat juga tidak bisa disama ratakan karena harus disesuaikan dengan konteks yang ada. Nabi saja mengeluarkan hadist diseseuaikan dengan konteks dan keadaan yang ada pada waktu itu.

So, to all of mommy in this world, keep going and focus on your baby. Don’t let other people screw you and your baby. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s