Emosi dan Anak


Hari ini,merupakan kali pertama dalam hidup saya, melibatkan amarah dalam menenangkan anak. Hal sepele menjadi triger emosi saya yang sedang tidak stabil. Setelah melihat dia terdiam sambil tersedu-sedu, seketika itu saya menyesali apa yang saya lakukan.

Air mata pun turun. Menyesal! Sangat menyesal! Maafkan bundo ya nak. Sekali lagi maaf.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s