Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial


Media sosial dengan dukungan internet memberikan informasi yang berlimpah kepada penggunanya. Akibatnya, setiap hari pengguna dibanjiri informasi baik yang mereka butuhkan maupun tidak.

Jenis informasi pun beragam, mulai dari urusan negara sampai dengan urusan bersifat pribadi seperti percintaan atau hubungan asmara. Namun, belakangan timeline saya dipenuhi oleh postingan teman-teman yang banyak membahas seputar resep masak, parenting, dan bagaimana membina hubungan suami-istri agar samara.

IMHO, semua informasi itu sangat bagus dan bermanfaat meskipun terkadang kita tidak bisa mengetahui referensi yang digunakan oleh penulis.

Maraknya postingan tentang informasi tersebut menimbulkan fenomena baru di kalangan pengguna media sosial. Yaitu share plus tag orang yang mereka rasa perlu untuk mengetahui itu.

Setiap orang bebas berpendapat dan melakukan apa yang mereka suka. Tapi bagi saya itu kurang tepat ketika kita melakukannya di media sosial dimana siapa saja bisa melihat.

Contoh kasus yang saya lihat dari salah satu teman di facebook. Dia ingin menshare informasi tentang bagaimana seharusnya suami memperlakukan istri. Karena dia ingin suaminya membaca informasi tersebut maka akun sang suami itu pun di tag dalam postingan tersebut.

Selintas ini terlihat baik, karena sang istri berusaha untuk memberitahu suami atau sekedar membaca. Tapi tahu kah kita, di media sosial banyak orang melihat dengan berbagai macam sudut pandang.

Misalnya saja ketika saya melihat postingan tersebut, saya langsung berfikiran bahwa selama ini sang suami  tidak bisa memperlakukan istri dengan baik. Tentu ini akan mempermalukan sang suami. Terlepas dari benar atau salahnya pendapat saya. Dan disatu sisi tidak lah elok mengajari suami di depan umum.

Memang terlalu naif pendapat saya, tapi tidak ada salahnya mencegah hal paling buruk. Jadi apa seharusnya yang dilakukan? Kalau saya biasanya menscreen capture postingan tersebut dan langsung mengirimkannya secara personal kepada orang yang bersangkutan. Sehingga permasalahan yang ada hanya diketahui oleh ke dua belah pihak.

Sekian dulu postingan yang aneh ini. Hehe. Semoga setiap orang bisa bijak dalam menggunakan media sosial.

Selamat siang dan selamat solat jumat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s